Mungkin akan timbul pertanyaan, maksudnya apa ni judul?
Kaya ga beda jauh dengan judul sinetron, judul lagu ataupun puisi..
Simple aja, ada hal yang saya rasa unik antara pertemanan kami. Bukan dari hal kami kemana-mana bersama dan memakai pakaian yang sama supaya terlihat kompak, yang walaupun pada kenyataannya memang begitu (loh??) hehe ^^v
Jadi kami saling kenal saat SMP, di mana kami masih lugu, culun, pinter, cantik, dan ingusan. Ga kaya sekarang yang norak, suka treak-treak, suka ngomongin hal-hal yang ga penting, dan suka kebab. Mmmmmh..mungkin kalimat terakhir tadi kami sedang membicarakan orang lain, hehe..
Saat itu, kami hanya sebatas kenal..bahkan hal yang paling..paliiing..pualiiiiiing sering dilakukan adalah “hanya memuji”(kamu yang muji aku far..) eh engga ding,,hanya menyapa..mmmh, tapi kayaknya yang lebih sering lagi hanya saling berpandangan dan tersenyum (iyyak..ada apa dengan kita far?sebenarnya aku agak curiga kala itu)
Hingga akhirnya kami dewasa (halah..!!apa sih?)maksudnya SMA(haha dewasa apanya??), kami dipertemukan kembali (boleh terharu..silakan). Kelas satu SMA, kami tetap hanya menyapa
Tiara : “hai..”
Farikha : “hai..”
(mungkin dalam hatiku,,mmmh..yang tadi namanya siapa ya??,,tapi kalau dalam hatinya farikha,,aduhh!!senangnya disapa tiara,,wkwkwkwkwk)
Lalu pada akhirnya (lagi-lagi) kami dipertemukan lewat PKS, bukan partai lhooo..tapi Patroli Keamanan Sekolah. Wuzz sangar kan kami, ga beda jauh lho sama polwan, tapi beda jauuuuuuuuuh banget, hehe. Dengan penuh semangat kami menjalani hari-hari bersama para senior yang “ramah” dan suka “tersenyum”, uda gitu selalu memberi kami “hadiah”..waw!!
(tapi dalam lubuk hati yang paling dalam,,saya kangen momen2 seperti dulu..ingat!hanya kangen, bukan ingin mengulangi semua peristiwa yang ada). Kelas dua SMA, kami (lagi-lagi-lagi) dipertemukan dalam kepengurusan OSIS. Mulai tampaklah kegilaan kami masing-masing. RALAT!!kegilaan farikha..(jadi artinya kamu yang gila far..not me)hehe..keherananku mulai muncul, diawali dengan pertanyaan kok ada ya orang kaya gini??
Hehe..tapi sesungguhnya arti “orang kaya gini” di sini memiliki muatan positif (far..jika kamu membaca, aku sedang dan akan memujimu, kamu boleh berterima kasih sekarang juga). Orang yang ramah dengan senyumnya, seperti hidupnya tak pernah dilanda duka, orang yang bisa membuat suasana menjadi berwarna.
Akan tetapi saat karir(?)kami mulai surut, yakni beranjak kelas tiga, alias jadi tetuanya masa SMA, kami hanya bisa berhubungan lewat surat(hehh??) engga, maksudnya, kami mulai sibuk mencerdaskan diri agar bisa menggapai mimpi masing-masing..
Dan ternyata..
Lagi..lagi..lagi..dan lagi.kami dipertemukan di dunia perkuliahan (Arsitektur UNS). Betapa saya mulai khawatir kalau saya dan dia berjodoh..hehehehe..
Tatkala OSPEK, tepatnya acara MAKET(ospek jurusan) kami disadarkan oleh satu hal bahwa “KAMI MIRIP”..”KAMI KEMBAR”..”KAMI SEPERTI SAUDARA YANG HILANG DAN KINI DIPERTEMUKAN DENGAN MENGGABUNGKAN KALUNG KAMI”..lebay y??he..
Owh..bagaimana mungkin?kami merasa dua insan yang berbeda rupa..tapi kasus-kasus yang terjadi harus membuat pengakuan bahwa kami saudara..kasus2 itu antara lain:
1.Saat sama-sama menjadi ketua kelompok, kami tertukar anggota. Anggota kami ada yang mengaku sering kebingungan mana ketuanya.
2.Banyak yang memanggilku Farikha, dan tentu saja memanggil farikha dengan Tiara. Bahkan ada yang maksudnya mau komplain ke farikha tapi marah-marahnya sama saya. Banyak yang maksudnya berbicara dengan Tiara tapi disampaikannya ke farikha. Saya jadi bingung,linglung, suntuk, dan ingin tidur..haha
3.Kakak tingkat pada nanya “kalian kembar ya?”..”kalian kok mirip sih?”..”kalian pasti saudara”
bahkan yang terakhir kemaren baru rapat semnas, ada dosen yang mengeluhkan agak kesulitan membedakan kami
Dan parahnya, ada yang sampai sekarang masih saja salah mengucapkan nama. Hehe ya sudah..pada dasarnya kami sekarang sudah bisa memaklumi dan tidak saling memandang jijik(.^^)v saat dikatakan kembar, tapi dengan senang hati mengatakan, iya kami kembar, iya kami saudara yang hilang yang kini telah bertemu kembali (far..kenapa ga sekalian kita bikin skenario tentang kalau kita tertukar saat bayi ya?)

ini di ambil setahun yang lalu
Well, yang pasti semua yang saya tulis, tidak bermaksud menyinggung satu sama lain. Hanya ingin menceritakan sesuatu yang terjadi pada kami (terutama saya yang merasa telah dirugikan atas kejadian ini..hekekekekek..kaya artis aja). Tapi beginilah mungkin cara kami “saling memuji” hehe. Hari-hari masih panjang untuk dilalui oleh kami dan tentunya bersama dengan teman-teman yang lain. Semoga tetap terjalin ukhuwah yang baik, amin..menjaga silaturrahmi yang sudah terjaga dengan baik juga..di amin-i bersama..
Amiiin..


